Apa
beda baterai handphone yang asli (kita sebut Battery Ori) dengan
baterai handphone yang tidak asli (kita sebut Battery Non Ori). Dari
segi packing (kemasan) mungkin sama, dari fisik produk kadang tak jauh
berbeda. Lalu apa bedanya ?. Yang jelas berbeda adalah HARGAnya..! Harga
Battery Non Ori jauh lebih murah ketimbang Battery Ori. Harga 1 buah
Batery Ori bisa membeli 4 atau 5 Batery Non Ori.
Dengan asumsi demikian wajar saja orang berpikir bahwa Battery Ori dengan harga yang jauh lebih mahal tentu memiliki kekuatan dan dapat dipakai tahan lama. Sebaliknya Battery Non Ori ketahanannya jauh lebih buruk. Sehingga hanya 2 alasan ini yang biasa dipakai oleh konsumen untuk memilih baterai yang mana yang akan dibeli.
Jika anda pengguna HP dan pernah melakukan penggantian baterai, maka perhatikan, apa sebab anda melakukan penggantian baterai ? Jawabnya tentu, karena drop dan tidak bisa digunakan lagi dalam waktu lama, atau indikator batery terlihat penuh akan tetapi ketika melakukan panggilan / outgoing tiba-tiba HP mati?
Dalam kasus ini ada 2 kemungkinan yang terjadi. Pertama memang baterai yang ada sudah lama digunakan, sudah tidak bisa lagi menampung daya / tenaga pada saat dilakukan charges, meski kondisi baterai terlihat baik tidak ada kerusakan fisik. Kedua meski baterai yang dipakai baru berumur beberapa bulan tetapi kondisi fisiknya sudah berubah menjadi benjol pada bagian muka ada belakang baterai, hal ini juga tidak bisa menampung daya secara maksimal pada saat charges sehingga ketika digunakan hanya bertahan dalam beberapa menit saja.
Pada kasus pertama biasanya konsumen langsung mengambil kesimpulan dengan cara mengganti dengan baterai yang baru. Konsumen maklum karena baterai yang digunakan sudah cukup lama hingga bertahun-tahun dipakai.
Pada kasus ini, karena baterai secara fisik masih baik sebenarnya masih dapat diupayakan perbaikannya melalui Destop. Namun hal ini bersifat untung-untungan. Karena setelah di destop bisa saja baterai tetap tidak bisa digunakan, tetapi jika konsumen beruntung baterai bisa digunakan kembali untuk beberapa bulan ke depan.
Pada kasus kedua, solusinya batery memang harus diganti. Pemilihan baterai kembali merupakan keputusan konsumen sendiri. Mau pilih battery ori maupun non ori.
Untuk itu disini kami sampaikan beberapa tips untuk menjaga agar baterai handphone anda tetap awet. (Battery Ori atau Non Ori) antara lain :
1. Charges baterai HP anda hanya jika pada indikator menunjukkan batery sudah lemah (Low Battery).
2. Lakukan Charges dalam keadaan Handphone dimatikan (Off Possition).
3. Charges baterai HP anda hingga benar-benar penuh (Battery Full), lama waktu yang digunakan tergantung daya yang keluar dari charger biasanya 1 sampai 2 jam.
4. Gunakan Charger yang diberikan agen / distributor pada saat anda membeli handphone.
Meskipun anda menggunakan Battery Ori apalagi Non Ori, jika anda melakukan hal-hal dibawah ini, maka Baterai HP anda akan rusak lebih cepat dari perkiraan anda : (Hal-hal ini hanya boleh dilakukan dalam keadaan terpaksa / emergency) :
1. Jangan melakukan charges pada saat baterai belum menunjukkan LOW, atau baterai yang di cahrges masih berisi setengah.
2. Jangan melakukan charges dengan menggunakan cahrger mobil. Hal ini dapat merusak baterai karena arus yang keluar dari charger mobil tidak stabil.
3. Jangan melakukan charges pada posisi on, kecuali jika anda bersedia untuk menjaga dan apabila baterai sudah penuh segera dicabut. Terkadang kita sering melakukan charges pada malam hari menjelang kita tidur dan karena tertidur kita lupa hingga kita sampai bangun pada pagi harinya. Perlakukan seperti ini akan mengakibatkan baterai bengkak dan ini jelas merusak baterai itu sendiri.
4. Jangan melakukan charges setengah-setengah. Artinya dimana ada tempat dan waktu disitu kita melakukan charges, tetapi kita cabut pada saat baterai belum benar-benar penuh.
5. Jangan gonta-ganti menggunakan charger, karena arus masing-masing cahrger berbeda-beda. Usahakan gunakan charger original yang diberikan agen / distributor pada saat anda membeli handphone.
Demikian tips ini kami berikan, semoga bermanfaat bagi anda…!
Hatur Nuhun >>>>>
Dengan asumsi demikian wajar saja orang berpikir bahwa Battery Ori dengan harga yang jauh lebih mahal tentu memiliki kekuatan dan dapat dipakai tahan lama. Sebaliknya Battery Non Ori ketahanannya jauh lebih buruk. Sehingga hanya 2 alasan ini yang biasa dipakai oleh konsumen untuk memilih baterai yang mana yang akan dibeli.
Jika anda pengguna HP dan pernah melakukan penggantian baterai, maka perhatikan, apa sebab anda melakukan penggantian baterai ? Jawabnya tentu, karena drop dan tidak bisa digunakan lagi dalam waktu lama, atau indikator batery terlihat penuh akan tetapi ketika melakukan panggilan / outgoing tiba-tiba HP mati?
Dalam kasus ini ada 2 kemungkinan yang terjadi. Pertama memang baterai yang ada sudah lama digunakan, sudah tidak bisa lagi menampung daya / tenaga pada saat dilakukan charges, meski kondisi baterai terlihat baik tidak ada kerusakan fisik. Kedua meski baterai yang dipakai baru berumur beberapa bulan tetapi kondisi fisiknya sudah berubah menjadi benjol pada bagian muka ada belakang baterai, hal ini juga tidak bisa menampung daya secara maksimal pada saat charges sehingga ketika digunakan hanya bertahan dalam beberapa menit saja.
Pada kasus pertama biasanya konsumen langsung mengambil kesimpulan dengan cara mengganti dengan baterai yang baru. Konsumen maklum karena baterai yang digunakan sudah cukup lama hingga bertahun-tahun dipakai.
Pada kasus ini, karena baterai secara fisik masih baik sebenarnya masih dapat diupayakan perbaikannya melalui Destop. Namun hal ini bersifat untung-untungan. Karena setelah di destop bisa saja baterai tetap tidak bisa digunakan, tetapi jika konsumen beruntung baterai bisa digunakan kembali untuk beberapa bulan ke depan.
Pada kasus kedua, solusinya batery memang harus diganti. Pemilihan baterai kembali merupakan keputusan konsumen sendiri. Mau pilih battery ori maupun non ori.
Untuk itu disini kami sampaikan beberapa tips untuk menjaga agar baterai handphone anda tetap awet. (Battery Ori atau Non Ori) antara lain :
1. Charges baterai HP anda hanya jika pada indikator menunjukkan batery sudah lemah (Low Battery).
2. Lakukan Charges dalam keadaan Handphone dimatikan (Off Possition).
3. Charges baterai HP anda hingga benar-benar penuh (Battery Full), lama waktu yang digunakan tergantung daya yang keluar dari charger biasanya 1 sampai 2 jam.
4. Gunakan Charger yang diberikan agen / distributor pada saat anda membeli handphone.
Meskipun anda menggunakan Battery Ori apalagi Non Ori, jika anda melakukan hal-hal dibawah ini, maka Baterai HP anda akan rusak lebih cepat dari perkiraan anda : (Hal-hal ini hanya boleh dilakukan dalam keadaan terpaksa / emergency) :
1. Jangan melakukan charges pada saat baterai belum menunjukkan LOW, atau baterai yang di cahrges masih berisi setengah.
2. Jangan melakukan charges dengan menggunakan cahrger mobil. Hal ini dapat merusak baterai karena arus yang keluar dari charger mobil tidak stabil.
3. Jangan melakukan charges pada posisi on, kecuali jika anda bersedia untuk menjaga dan apabila baterai sudah penuh segera dicabut. Terkadang kita sering melakukan charges pada malam hari menjelang kita tidur dan karena tertidur kita lupa hingga kita sampai bangun pada pagi harinya. Perlakukan seperti ini akan mengakibatkan baterai bengkak dan ini jelas merusak baterai itu sendiri.
4. Jangan melakukan charges setengah-setengah. Artinya dimana ada tempat dan waktu disitu kita melakukan charges, tetapi kita cabut pada saat baterai belum benar-benar penuh.
5. Jangan gonta-ganti menggunakan charger, karena arus masing-masing cahrger berbeda-beda. Usahakan gunakan charger original yang diberikan agen / distributor pada saat anda membeli handphone.
Demikian tips ini kami berikan, semoga bermanfaat bagi anda…!
Hatur Nuhun >>>>>


terimakasih infonya :)
BalasHapushttp://short8.net/vYp7Z